6 cara meningkatkan metabolisme tubuh

Saat memutuskan mulai berdiet, yang ada dipikiran kita untuk menurunkan berat badan biasanya yg pertama adalah mengurangi gorengan, memilih roti gandum untuk camilan, menambah jatah sayur dan buah. Lalu hal kedua adalah berolah raga, entah itu dimulai dari sekedar jogging di seputar kompleks rumah pada pagi hari, sampai bergabung dengan klub-klub kebugaran untuk mengikuti berbagai macam kelas seperti yoga, RPM, Body Pump dan lain sebagainya.

Tetapi, apabila diet semudah hanya mengurangi makanan dan mulai berolahraga, kenapa masih banyak orang yang mengatakan ‘Saya sudah diet tetapi kenapa berat saya tidak bisa turun?’ ataupun ‘Saya sudah berolahraga berat sekali, tetapi kenapa perut saya tidak mengecil sama sekali?’ Apa ada yang salah? Apakah yang sebenarnya harus diperhatikan ketika kita memutuskan untuk memulai menurunkan berat badan kita?

Pentingnya meningkatkan metabolisme tubuh untuk menurunkan berat badan

Sebenarnya, hal yang mempengaruhi itu semua adalah METABOLISME TUBUH kita. Metabolisme tubuh kitalah yang mengatur pembakaran kalori kita saat diet, olahraga, apapun cara yang kita pilih untuk menurunkan berat badan lainnya. Jadi hal yang harus diperhatikan bukanlah terletak pada berapa banyak jumlah kalori yang harus kita makan, melainkan pada bagaimana cara meningkatkan metabolisme tubuh ini.

Cara-cara diet yang salah (seperti mengurangi makan atau mengurangi kalori dengan harapan berat akan turun) justru membuat metabolisme tubuh kita melambat. Kalau metabolisme tubuh melambat, maka kalori yang dibakar oleh tubuh akan sedikit. Jogging merupakan salah satu cara meningkatkan metabolisme tubuh.

Meningkatkan metabolisme tubuh

6 cara meningkatkan metabolisme tubuh sangat diperlukan untuk menurunkan berat badan. Hub 0812 9559 314

6 cara meningkatkan metabolisme tubuh setiap hari

Untuk mendapatkan berat badan ideal, lakukanlah 6 cara meningkatkan metabolisme tubuh sebagai berikut :

1. Mengatur pola makan.
Diperlukan 5-6x proses mencerna supaya metabolisme kita kembali naik ke titik normal. PENGURANGAN FREKUENSI MAKANlah yang menyebabkan METABOLISME TURUN. Usahakan untuk MENGURANGI MAKAN melalui JUMLAH KALORInya, bukan frekuensinya. Dan lakukan pengurangan kalorinya secara bertahap karena penurunan yang terlalu drastis akan merusak metabolisme Anda sekali lagi.
Pilihlah menu yang lebih sehat, karbohidrat dengan indeks glikemik rendah (seperti beras merah), protein yang cukup dan lemak sehat setiap harinya.

2. Makan Makanan Berserat Setiap Kali Makan.
Kekenyalan buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian akan membuat mulut Anda bekerja lebih keras. Makanan tinggi serat (seperti bekatul) juga akan membutuhkan banyak energi untuk dicerna (bisa menambah hingga 10 persen peningkatan pembakaran kalori dalam tubuh). Pilih makanan-makanan tersebut karena struktur alaminya dapat menuai lebih banyak manfaat, terutama untuk meningkatkan metabolisme.

crp bekatul instan
3. Jangan Lewatkan Protein.
Tubuh juga akan menghabiskan banyak energi untuk mencerna protein. Protein juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan puas dibandingkan makanan yang Anda konsumsi karbohidrat. Jadi pastikan untuk menyertakan nutrisi penting ini dalam setiap makanan atau kudapan Anda.

4. Mulailah bergerak.

Badan yang tidak pernah berolahraga akan mempunyai metabolisme yang lambat. Berolahraga apapun itu bentuknya, masih jauh lebih baik daripada Anda tidak bergerak dan hanya duduk di kantor atau di meja makan, dan sisanya di ranjang untuk menonton TV sebelum tidur.
Catatan : salah satu cara untuk membakar kalori yang cukup signifikan adalah tepat saat SEBELUM MAKAN & NGEMIL, lakukanlah pushup sebanyak 20-50 kali (jumlahnya disesuaikan dengan tingkat kekuatan tubuh). Ledakan singkat (short shock therapy) dapat memberikan efek afterburn sebanyak 200 kalori sepanjang hari, dan membuat otot Anda membakar lebih banyak lemak.

5. Minum Teh Hijau atau Air Putih.
Teh hijau mengandung katekin. Katekin adalah antioksidan yang bisa meningkatkan metabolisme yang sedang beristirahat sebanyak 4 persen atau sekitar 80 kalori per hari. Jika Anda tidak memilih minuman ini, Anda bisa menjadikan air putih sebagai gantinya. Hal ini dianjurkan untuk menghindari dehidrasi yang dapat memperlambat metabolisme.

6. Tenang.
Stres tidak hanya menyebabkan Anda memilih makanan ringan berkalori tinggi, STRESS benar-benar dapat MEMPERLAMBAT METABOLISME. Jadi sangatlah penting untuk beristirahat secara teratur di hari sibuk Anda. Jika Anda memiliki pekerjaan kantoran yang mengharuskan Anda berada di depan meja secara terus menerus, bermeditasi bukanlah pilihan terbaik karena penelitian telah menunjukkan bahwa duduk selama satu jam atau lebih dapat mengurangi enzim pembakar lemak dalam tubuh Anda sebanyak 90 persen. Bangun dan menarilah dengan lagu favorit Anda, berjalan-jalan setidaknya lima menit, atau melakukan yoga.

Ingatlah bahwa metabolisme adalah pusat mesin di dalam tubuh Anda. Selama metabolisme tubuh masih lambat, apapun usaha Anda, termasuk mengkonsumsi obat-obatan pelangsing pun tidak akan ada hasilnya. Jadi ketika Anda sudah berdiet pun, ketika berat Anda tidak lagi turun, ingatlah kembali akan metabolisme tubuh Anda.
Pastikan jangan sampai metabolisme tubuh kita melambat. Dibutuhkan metabolisme tubuh yang sudah benar supaya akhirnya tubuh menuruti apa kehendak kita.

Sudah tahu bagaimana cara meningkatkan metabolisme tubuh Anda? So, tunggu apalagi? Segera lakukan sekarang untuk dapatkan berat badan ideal.

Semoga bermanfaat.

Pengunjung Juga Mencari :

  • apakah bekatul harus di minum terus menerus
  • 6 cara meningkatkan metabolisme tubuh
  • menurunkan metabolisme tubuh meningkat
  • memperbaiki metabolisme supaya normal
  • makan bekatul bisa menambah tinggi?
  • jangan merasa puas
  • cara meningkatkan metabolisme untuk menurunkan berat badan
  • cara meningkatkan metabolisme tubuh
  • cara mengatur makan untuk metabolisme
  • pola makan meningkatkan metabolisme tubuh

Leave A Comment...

*