Apakah kegemukan (obesitas) = makmur?

Dulu banyak orang meyakini bahwa “gemuk itu lambang kemakmuran”. Tetapi, setelah terbukti kegemukan atau obesitas mengundang beragam penyakit, kini banyak orang gemuk yg beralih ingin langsing. Segala cara dihalalkan, yang penting kurus. Hasilnya, badan belum langsing, kepala sudah pusing tujuh keliling. Ya pusing karena duit sudah banyak terkuras tapi perut masih gendut.

Penyebab kegemukan

kegemukan

Kegemukan atau obesitas dpt menyebabkan penyakit jantung koroner, hipertensi, stroke, diabetes mellitus. CRP Bekatul salah satu pembakar lemak atau pelangsing tubuh alami utk menurunkan berat badan. Hub 0812 9559 314

Masalah gizi yg terjadi di negara-negara maju dan berkembang bukan saja masalah kekurangan gizi tetapi juga gizi lebih yg manifestasinya berupa kelebihan berat badan.
Kegemukan karena gizi lebih, disebabkan karena konsumsi makanan terlalu berlebih, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Banyaknya restoran cepat saji dan masakan Barat dalam berbagai kemasan yg sarat kalori namun kurang mengandung serat, terlalu banyak lemak, sering minum minuman bersoda, terlalu banyak makan makanan yang manis sehingga tubuh menjadi gemuk tapi kurang gizi, meski makan banyak.

Faktor lain penyebab kegemukan adalah kurang gerak/olah raga karena seiring berkembangnya teknologi : serba praktis dan serba elektrik (menggunakan alat remote) yang membuat seseorang tidak perlu lagi melakukan banyak gerak karena segalanya menjadi serba mudah ๐Ÿ™‚

Keadaan ini menyebabkan energi yg masuk tubuh tidak digunakan dan disimpan sebagai cadangan lemak dalam tubuh. Cadangan lemak yg menumpuk menyebabkan seseorang kelebihan berat badan bahkan menjadi kegemukan.

Dampak dari kegemukan

Kegemukan bukan saja persoalan daya tarik dan penampilan, melainkan terbukti dapat mengganggu kesehatan yang bersangkutan. Seseorang yang menderita kegemukan mempunyai resiko lebih besar mengidap berbagai penyakit seperti : penyakit jantung koroner, hipertensi, stroke, diabetes mellitus, dsb.

Oleh karena itu, belakangan masalah obesitas ini menjadi perhatian banyak pihak. Bukan saja oleh pemerhati atau pakar kesehatan dan gizi, tetapi juga oleh banyak orang terutama mereka yang langsung berkepentingan dengan dirinya.

Pilihlah produk / program untuk mengatasi kegemukan secara bijak

Belakangan masyarakat mulai sadar akan bahaya kegemukan dan adanya trend yg mengagungkan tubuh langsing menyebabkan banyak orang berlomba-lomba mencari upaya menurunkan berat badan dengan cepat dan mudah.

Peluang ini membuat banyak penawaran yg menjanjikan penurunan berat badan dengan berbagai cara mulai dari tablet, cream, diet instan, pembakar lemak, dsb yg diiklankan secara gencar serta menjanjikan penurunan berat badan yg relatif singkat.
Oleh karena itu banyak orang yg tertarik utk membeli produk atau program yg ditawarkan tsb tanpa perhitungan matang tentang biaya dan efek sampingnya.

Penelitian di Amerika Serikat tahun 1992 mengemukakan bahwa masyarakat telah membelanjakan uang sebesar +/- USD 32 juta untuk produk dan jasa pelangsing tubuh. Namun, hasil yg diperoleh tidak seimbang dgn uang yg dikeluarkan karena hasil statistik menunjukkan bahwa hanya 10% dari konsumen pelaku diet tsb yg dapat mempertahankan bera badan normal selama 5 tahun, sedangkan 90% sisanya mengalami peningkatan berat badan kembali seperti semula, bahkan tidak jarang terdapat trend kegemukan.

crp bekatul instanLantas, masihkah harapan-harapan utk mempunyai berat badan dan tubuh ideal dapat tercapai? Jawabannya “mengapa tidak?”, tetapi apakah bisa langsing dan bebas dari efek samping? Untuk itu sebelum memutuskan pilihan produk/program apa yg akan dibeli, terlebih dulu pelajarilah secara matang, cari informasi lengkap dari berbagai sumber dan tanyakan pada diri sendiri apakah produk/program tsb logis agar Anda tidak kecewa dengan pilihan tsb.

Pengunjung Juga Mencari :

  • bekatul untuk pelangsing
  • katul pembakar lemak
  • Manfaat bekatul untuk pelangsing
  • pelangsing crp
  • pelangsing dari bekatul

Leave A Comment...

*